Pemerintahan dan Geografis India

PEMERINTAHAN & GEOGRAFIS INDIA

Luas wilayah : 3.287.590 km persegi
Ibu kota : New Delhi
Bentuk pemerintahan : Republik
Hari Kemerdekaan : 15 Agustus
Kepala Negara : Presiden
Kepala pemerintahan : Perdana Menteri
Presiden : Pranab Mukherjee
Perdana Menteri : Dr. Manmohan Singh
Lagu kebangsaan : Jana Gana Mana (Jana Gana Mana Adhinayaka Jaya he Bharata Ghagya Vidhata)
Jumlah Penduduk (2013) : 1.065.070.607 jiwa
Bahasa : Hindi, Inggris
Agama mayoritas penduduk : Hindu
Mata uang : Rupee
Bandar udara internasional : Bhopal, Mumbai, Delhi
Perusahaan penerbangan : Air India

Pemerintahan

India merupakan negara republik. Pernah mengalami penjajahan Inggris selama lebih dari 300 tahun. Pada tanggal 15 Agustus 1947 India mendapatkan kemerdekaannya dari Inggris, tetapi baru tanggal 26 Januari 1950 resmi menjadi negara republik berdaulat penuh. Perdana Menteri India yang pertama adalah Jawaharlal Nehru, kakek Rajiv Gandhi. HIngga kini India menjadi anggota persemakmuran Inggris. Ketika dimerdekakan pada tahun 1947, India yang penduduknya sebagian besar beragama Hindu berpisah dengan Pakistan yang penduduknya sebagian besar beragama Islam. INdia terdiri dari 27 negara bagian.

Keadaan geografi

India terletak antara 8 derajat LU – 37 derajat LU dan 67,5 derajat BT – 98 derajat BT. Terletak di Benua Asia bagian selatan, INdia merupakan semenanjung besar yang berbentuk segitiga. Batas-batas wilayah negara ini adalah:

sebelah utara : Nepal, Bhutan dan China

sebelah barat : Pakistan, Laut Arab

sebelah selatan : Sri Lanka dan Samudera Hindia

sebelah timur : Birma, Bangladesh, dan Teluk Benggala

Iklim India adalah iklim musim tropis yang terbagi atas 3 musim, yaitu:

Musim dingin (Oktober – Februari), bertiup angin muson timur laut dar daratan Asia. India mengalami kemarau kecuali di bagian tenggara yang memperoleh sedikit hujan karena angin muson melewati Teluk Benggala yang membawa uap air.

Musim panas (Maret-Mei), masih bertiup angin muson timur laut yang kering tapi ada turun hujan walaupun masih sedikit. Daerah pantai dan ujung selatan India memperoleh hujan agak banyak.

Musim hujan (Juni-September), bertiup angin muson barat daya yang membawa hujan lebat.

Negara bagian dan wilayah India:

  1. Andhra Pradesh
  2. Arunachal Pradesh
  3. Assam
  4. Bihar
  5. Chhattisgarh
  6. Goa
  7. Gujarat
  8. Haryana
  9. Himachal Pradesh
  10. Jammu dan Kashmir
  11. Jharkhand
  12. Karnataka
  13. Kerala
  14. Madhya Pradesh
  1. Maharashtra
  2. Manipur
  3. Meghalaya
  4. Mizoram
  5. Nagaland
  6. Orissa
  7. Punjab
  8. Rajasthan
  9. Sikkim
  10. Tamil Nadu
  11. Tripura
  12. Uttaranchal
  13. Uttar Pradesh
  14. Bengal Barat

Wilayah Persatuan

  1. Kepulauan Andaman dan Nicobar
  2. Chandigarh
  3. Dadra dan Nagar Haveli
  4. Daman dan Diu
  5. Lakshadweep
  6. Pondicherry

Wilayah Ibu Kota Nasional:

Kebudayaan India penuh dengan sinkretisme[4], dan pluralisme budaya.[5] Kebudayaan ini terus menyerap adat istiadat, tradisi, dan pemikiran dari penjajah, dan imigran sambil terus mempertahankan tradisi yang sudah mapan, dan menyebarluaskan budaya India ke tempat-tempat lain di Asia.

Kebudayaan tradisional India memiliki hierarki sosial yang relatif ketat. Sejak usia dini, anak-anak diajari tentang peran, dan kedudukan mereka dalam masyarakat.[6] Tradisi ini diperkuat dengan kepercayaan kepada dewa-dewa, dan roh yang dianggap berperan penting, dan tak terpisahkan dari kehidupan mereka.[6] Dalam sistem kasta di India ditetapkan stratifikasi sosial, dan pembatasan dalam kehidupan sosial di anak benua India. Kelas-kelas sosial dibentuk oleh ribuan kelompok herediter yang mempraktikkan endogami, yang umum disebut jāti atau kasta.

Orang India sangat menghargai nilai-nilai kekeluargaan tradisional. Walaupun demikian, rumah-rumah di perkotaan sekarang lebih sering hanya didiami oleh keluarga inti. Hal ini disebabkan keterbatasan ekonomi, dan sosial untuk hidup bersama dalam sebuah keluarga besar. Di kawasan pedesaan masih umum dijumpai anggota keluarga dari tiga hingga empat generasi yang tinggal di bawah satu atap.[6] Masalah-masalah yang timbul dalam keluarga sering diselesaikan secara patriarkisme.[6] Mayoritas terbesar orang India menikah setelah dijodohkan oleh orang tua mereka atau anggota keluarga yang dituakan, namun dengan persetujuan pengantin pria, dan pengantin wanita.[7] Pernikahan dipandang sebagai ikatan seumur hidup,[7] dan angka perceraian sangat rendah.[8] Walaupun demikian, pernikahan dini masih merupakan tradisi yang umum.[9] Separuh dari populasi wanita India menikah sebelum mencapai usia 18 tahun yang merupakan usia dewasa menurut hukum.[10]

Masakan India mencakup berbagai masakan khas dari berbagai kawasan di India. Ciri khas masakan India adalah pemakaian bumbu serta rempah-rempah yang beraneka ragam. Makanan pokok orang India adalah beras (terutama di India selatan, dan timur), dan gandum di India bagian timur.[11] Rempah-rempah seperti merica aslinya berasal dari anak benua India. Cabai menjadi populer di India berkat diperkenalkan oleh orang Portugis.[12]

Pakaian tradisional berbeda-beda menurut daerahnya di India. Warna-warni, dan gaya pakaian tradisional bergantung pada berbagai faktor, terutama iklim. Pakaian berupa kain yang disampirkan merupakan gaya busana yang populer di India. Wanita mengenakan pakaian yang disebut sari, dan pria mengenakan pakaian yang disebut dhoti atau lungi. Pakaian dari kain yang dijahit juga populer, seperti salwar kameez yang dikenakan wanita. Pria mengenakan kurta berikut piyama, selain celana panjang, dan kemeja gaya Eropa yang juga populer.

Sebagian besar hari libur di India merupakan hari raya keagamaan. Walaupun demikian, di India juga terdapat hari raya sekuler yang dirayakan tanpa memandang kasta, dan kepercayaan. Hari raya yang dikenal di seluruh India, misalnya DiwaliGanesh ChaturthiUgadiThai PongalHoliOnamVijayadasamiDurga PujaIdul FitriBakr-IdNatalBuddha Jayanti, dan Vaisakhi.[13] India memiliki tiga hari nasional. Selain itu, India memiliki hari raya lainnya. Jumlah hari libur resmi antara 9 hingga 12 hari bergantung kepada masing-masing negara bagian. Kehidupan beragama merupakan bagian tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, dan bukan urusan pribadi.

Arsitektur India sangat melambangkan kebinekaan kebudayaan India. Sebagian di antaranya, termasuk monumen megah seperti Taj Mahal, dan bangunan berarsitektur arsitektur MughalMughal, dan India Selatan merupakan campuran dari tradisi kuno, dan beraneka ragam tradisi lokal dari berbagai wilayah di India, dan luar negeri. Arsitektur vernakular juga menunjukkan variasi regional yang mencolok.

Musik India mencakup berbagai jenis musik daerah, dan musik tradisional. Musik tradisional India secara garis besar dibagi menjadi dua jenis: musik tradisional Hindustani dari India Utara, Karnataka dari India Selatan, dan berbagai variasi darinya yang muncul di sebagai musik daerah di India. Musik filmi, dan musik rakyat India merupakan bentuk-bentuk musik pop yang telah menjadi bentuk musik daerah. Musik yang dibawakan kelompok baul berakar pada tradisi sinkretisme, dan merupakan contoh musik rakyat yang dikenal luas.

Tari India juga terdiri dari bentuk-bentuk tari klasik, dan tari rakyat. Di antara tari rakyat India yang dikenal luas, misalnya: bhangradari Punjab, bihu dari Assam, chhau dari Benggala Barat, Jharkhand, dan sambalpuri dari Orissa, serta ghoomar dari Rajasthan. Akademi Musik, Tari, dan Drama Nasional India telah mengakui delapan bentuk tari sebagai tari klasik India. Di antara kedelapan tarian tersebut sebagian di antaranya dilengkapi narasi, dan dipengaruhi unsur-unsur mitologi Hindu. Kedelapan tari klasik India yang dimaksud adalah: bharatanatyam dari Tamil Nadu, kathak dari Uttar Pradesh, kathakali, dan mohiniyattam dari Kerala, kuchipudi dari Andhra Pradesh, manipuri dari Manipur, odissi dari Orissa, dan sattriya dari Assam.[14]

Teater di India memadukan musik, tari, dan dialog yang memakai skenario atau improvisasi.[15] Kisahnya sering didasarkan pada mitologi Hindu, namun sebagian di antaranya mengambil ide dari kisah percintaan abad pertengahan, sambil menyinggung peristiwa-peristiwa sosial, dan politik. Teater rakyat yang populer di India, misalnya: bhavai dari negara bagian Gujarat, jatra dari Benggala Barat, nautanki, dan ramlila dari India Timur, tamasha dari Maharashtra, burrakatha dari Andhra Pradesh, terukkuttu dari Tamil Nadu, serta yakshagana dari Karnataka.[16]

India memiliki industri film terbesar di dunia.[17] Bollywood memproduksi film-film Hindi yang laris. Industri film Bollywood berpusat di Mumbai, dan telah menjadi industri film paling produktif di dunia.[18] Selain Bollywood, film-film berbahasa BengaliKannadaMalayalamMarathiTamil, dan Telugu juga didukung oleh industri film yang mapan.[19]

Bentuk-bentuk awal sastra India berbentuk sastra lisan yang kemudian dijadikan sastra tertulis.[20] Kesusastraan India mencakup karya-karya sastra Sanskerta, seperti bentuk awal Wedaepos Mahabharata, dan Ramayana, drama Sakuntala, puisi-puisi seperti Mahākāvya,[21] dan sastra Sangam dalam bahasa Tamil.[22] Di antara penulis India era modern terdapat sastrawan Rabindranath Tagore yang memenangi Hadiah Nobel tahun 1913.

Pantai di India selatan

Agama

Mayoritas penduduk di India beragama Hindu 80.46%, Islam 14.49%, Kristen 2.34%, Sikh 1.87%, dan sisanya Buddha 0.71%, Jain0.41%, dan YahudiSensus Penduduk India Tahun 2011 menunjukkan, jumlah penduduk India sudah mencapai 1,2 Milyar penduduk.

Jati diri nasional