Devi Kumari of Taleju Khatmandhu Nepali

 

Devi Kumari

Devi Kumari  adalah Sebutan dari Sesosok Devi atau juga  dengan Taleju of Kumari  Devi  . Masyarakat Nepal menganggap bahwa sosok Kumari adalah titisan Sang Dewi. Sebagai sosok yang dipuja masyarakat Nepal, Kumari dipercaya sebagai perwujudan Dewi Taleju atau Dewi Durga. Kata Kumari berasa dari bahasa Sansekerta yakni Kaumarya yang berarti perawan, seperti dilansir Times of India.

Gadis kecil yang terpilih menjadi Kumari itu melewati seleksi ketat di antara gadis-gadis cilik dari kasta Shakya atau Bajracharya, sebuah klan masyarakat Nepal yakni Newari. Nantinya si gadis kecil akan bertahan sebagai reinkarnasi Sang Dewi sampai mendapatkan menstruasi pertama. Saat datang bulan itu hadir, maka si gadis bakal melanjutkan hidup sebagai manusia biasa dan Kumari baru dipilih.

Gempa di Nepal  menewaskan lebih dari 7.000 orang, gempa bumi berkekuatan 7,8 SR yang mengguncang Nepal hari Sabtu (25/4) kemarin memang menimbulkan duka mendalam. Bangunan rumah yang hancur karena gempa membuat ribuan penduduk Kathmandu harus rela tinggal di tenda dan serba kekurangan. Namun, selalu saja ada keajaiban yang terjadi.

Di sekitar alun-alun Basantpur Durbar, Kathmandu, diketahui ada rumah seorang gadis berusia sembilan tahun yang tetap berdiri kokoh. Jika bangunan bersejarah dan kuil-kuil kuno di sekitarnya rata dengan tanah, rumah si gadis kecil seolah tak terusik gempa. Di tengah pertanyaan yang muncul, terungkap bahwa sosok gadis kecil yang berada di rumah itu bukanlah orang biasa.

Gadis kecil itu adalah Kumari. Masyarakat Nepal menganggap bahwa sosok Kumari adalah titisan Sang Dewi. Sebagai sosok yang dipuja masyarakat Nepal, Kumari dipercaya sebagai perwujudan Dewi Taleju atau Dewi Durga. Kata Kumari berasa dari bahasa Sansekerta yakni Kaumarya yang berarti perawan, seperti dilansir Times of India.

Gadis kecil yang terpilih menjadi Kumari itu melewati seleksi ketat di antara gadis-gadis cilik dari kasta Shakya atau Bajracharya, sebuah klan masyarakat Nepal yakni Newari. Nantinya si gadis kecil akan bertahan sebagai reinkarnasi Sang Dewi sampai mendapatkan menstruasi pertama. Saat datang bulan itu hadir, maka si gadis bakal melanjutkan hidup sebagai manusia biasa dan Kumari baru dipilih.