When & Where to Visit Eropa

 EROPA
EROPA  BARAT 

Eropa Barat dalam pengertiannya yang paling umum adalah konsep politik yang muncul dan dipakai pada Perang Dingin. Perbatasannya terbentuk pada akhir Perang Dunia II, dan terdiri dari negara-negara yang tidak diduduki oleh tentara Uni Soviet dan tidak dikuasai oleh rezim komunis. Eropa Barat ini berbeda dengan Eropa Timur lebih karena ekonomi dan politik dibandingkan dengan geografi.

Pada masa kini, istilah Eropa Barat lebih mengarah ke bidang ekonomi daripada politik dan geografi. Konsep Eropa Barat ini lebih dihubungkan dengan konsep demokrasi liberalkapitalisme, dan Uni Eropa. Negara-negara anggotanya memiliki kebudayaan Barat, dan hubungan ekonomi dan politik yang baik dengan Amerika UtaraAmerika Selatan, dan Oceania.

Dalam pengertian lain, Eropa Barat juga merupakan subbagian dari Eropa yang lebih kecil dari pembagian politik tradisionalnya. Eropa Barat didefinisikan oleh PBB adalah terdiri negara-negara berikut:

Pembagian Eropa yang diatur PBB:

Eropa Utara  (  Nourthern Europe )

Eropa Barat (  Western Europe )

Eropa Timur (  Eastern Europe )

Eropa Selatan ( Soutern Europe )
EROFA TIMUR

Negara-negara yang digolongkan sebagai Eropa Timur semuanya bekas pecahan Uni Soviet:
  • Belarus
  • Lithuania
  • Latvia
  • Moldova
  • Ukraina
Eropa Timur secara geografis adalah wilayah di bagian timur benua Eropa. Pada umumnya kawasan ini terletak di antara pegunungan Ural dan Kaukasus serta perbatasan Rusia barat, atau secara alternatif juga mencakup negara-negara yang berdekatan dengan perbatasan Rusia barat. Seperti halnya dengan benua, sebuah wilayah hanyalah konstruksi sosial sehingga jangan disamakan dengan aspek fisikal yang berdasarkan kriteria abstrak dan netral.

Sejarah

Frase ini digunakan di negara-negara Barat untuk mengelompokkan seluruh negara Eropa yang tadinya merupakan rezim komunis yang dijuluki Blok Timur. Konsep Eropa Timur diperkuat dengan dominasi ideologi Komunisme dan terutama Uni Soviet setelah Perang Dunia II. Ide sebuah "Tirai Besi" yang memisahkan Eropa Barat dan Timur merupakan pandangan umum selama Perang Dingin berlangsung. Pandangan ketat ini memunculkan berbagai masalah karena ia gagal untuk mencakupi kompleksnya wilayah ini. Contohnya, negara komunis seperti Yugoslavia dan Albania menolak dikuasai oleh Moskwa, tetapi kekecualian ini diacuhkan oleh banyak kalangan barat.

Lebih lanjut lagi, pandangan bahwa Eropa hanya dibagi menjadi Barat dan Timur diyakini pejoratif oleh penduduk negara bagian timur Eropa, terutama sejak runtuhnya Tembok Berlin dan Komunisme di seluruh Eropa. Penduduk negara bagian timur Eropa tidak mengategorikan mereka sendiri sebagai "Penduduk Eropa Timur" tetapi lebih suka mengategorikannya di grup-grup lain, mengasosiasikannya dengan Eropa Tengah, dengan Skandinavia (di Eropa Timur) atau dengan Eropa Selatan. Perlu dicatat bahwa negara bagian timur yang tidak pernah menganut ideologi komunis, seperti Finlandia di utara dan Yunani di selatan, tidak pernah dikategorikan sebagai bagian dari Eropa Timur, sedangkan beberapa begara yang berada jauh di barat namun dalam pengaruh komunis masuk bagian Eropa Timur.

Asal mula frasa "Eropa Timur" baru muncul belakangan ini. Selama bertahun-tahun Eropa terbagi menjadi poros Utara-Selatan, dengan negara-negara bagian selatan Mediteraniamempunyai banyak kesamaan, dan sebelah utara Samudra Atlantik dan Laut Baltik juga mempunyai persamaan. Frase "Eropa Timur" pertama kali muncul pada abad ke-18 dan ke-19, dan digunakan untuk menggolongkan area yang lebih terbelakang ekonominya dari seluruh Eropa. Kawasan ini dilihat sebagai daerah di bawah kekuasaan pemerintahan otokratik. Definisi ini sangat buram, dan banyak negara yang tidak masuk kriteria pandangan stereotipical ini.

Eropa Timur mempunyai hubungan dengan timur dan barat. Ketika seluruh negara dipengaruhi kuat oleh agama Katolik atau Protestan dan mempunyai hubungan sejarah dan budaya erat dengan JermanItaliaPrancis atau Skandinavia (misalnya Liga Hanseatik di Baltik), banyak negara yang berhubungan dengan blok Timur. Rusia dikuasai oleh bangsa Mongol selama berabad-abad sehingga konvensi politik dan sosial Rusia mirip seperti mereka. Lebih jauh di bagian selatan terdapat Kerajaan Ottoman dan Islam berpengaruh kuat. Negara-negara Balkan serta Hongaria dan Rumania dahulunya pernah dikuasai oleh bangsa Turk.




EROPA TENGGARA

Eropa Tenggara/Semenanjung Balkan

Definisi ini diluaskan untuk mencakup negara-negara bekas aliran komunis berikut:
Selain itu terdapat pula Yunani dan bagian Eropa Turki namun mereka bukan berpaham komunis. Sebelum Reunifikasi JermanJerman Timur sering digolongkan sebagai salah satu negara Eropa Timur.




EROPA UTARA

Eropa Utara merupakan sebuah sebutan bagi bagian utara Eropa, meski perbatasannya tidak tetap dan memiliki berbagai versi. Merupakan sebutan yang mengelompokkan negara Nordik (yang ditampilkan dalam semua arti):
bersama dengan pilihan berikut di mana berbeda dari arti ke arti:
Bagian Statistik Perserikatan Bangsa-Bangsa mengartikan Eropa Utara sebagai:
EROPA SELATAN

Eropa Selatan atau kadang-kadang Eropa Mediterania merupakan sebuah wilayah benua Eropa. Tidak ada penjelasan yang dapat mengartikan istilah tersebut tergantung faktor geografi, budaya, bahasa atau sejarah yang terdapat di sana. Telah disetujui bahwa Spanyol, Portugal, Italia dan Yunani, lebih umum negara-negara Mediterania di benua Eropa, adalah bagian dari Eropa Selatan. Prancis Selatan dan Turki Barat juga dimasukkan dalam wilayah ini.

Secara geografi, Eropa Selatan merupakan setengah daratan Eropa. Artinya relatif, tanpa batas yang ditetapkan. Pegunungan Alpen dan Massif Tengah merupakan perbatasan fisik antara Italia dan Prancis dan seluruh Eropa.

Arti secara geopolitik Perserikatan Bangsa-Bangsa

Sebagai pekerjaan dan penerbitan resminya, Organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa mengelompokkan negara-negara di bawah sebuah kelompok wilayah. 'Eropa Selatan, seperti yang dinyatakan Perserikatan Bangsa-Bangsa (sub-wilayah menurut PBB), meliputi negara dan teritori berikut:
Arti secara iklim

Arti secara iklim Eropa Selatan serupa dengan wilayah iklim Mediterania. Iklim Mediterania sering dianggap sebagai karakteristik Eropa Selatan. Wilayah ini juga merupakan asal tradisi makanan Eropa selatan (minyak zaitun, anggur dan terigu khususnya). Wilayah Mediterania menampilkan alam yang serupa (bukit kering, dataran sempit, hutan pinus, pohon zaitun) dan habitat tradisional. Daerah tersebut meliputi timurlaut dan selatan dua-pertiga Portugal, setengah selatan dan pantai timur Spanyol, pantai tenggara Prancis (bersama dengan pulau Corsica), seluruh Italia kecuali dataran Sungai Po dan daerah Alpen, pantai KroasiaBosnia dan HerzegovinaMontenegrodan Albania, sebagian YunaniSiprus dan Malta.

Arti secara bahasa dan budaya

Arti Eropa Selatan secara bahasa. Eropa Latin berwarna biru, wilayah Balkan (negara-negara Slavik selatan: bekas-Yugoslavia + Bulgaria), Albaniadan Yunani berwarna hijau.

Negara-negara Eropa Latin sering dikaitkan dengan konsep Eropa Selatan, khususnya Eropa Baratdaya (lihat Arch Latin). Yunani dan negara Balkan sering dikaitkan dengan mereka dalam konsep Eropa Selatan, khususnya Eropa Tenggara.

Daftar negara

Meskipun tidak ada arti yang tetap, teritori berikut sering dianggap di Eropa Selatan:

Bagian-bagian dunia
Afrika
Utara (Maghreb· Sub-Sahara · Tengah · Selatan · Barat · Timur
Oseania
Australasia (Australia· Melanesia · Mikronesia · Polinesia
Amerika
Utara (b. utara · b. tengah · Tengah · (Karibia· Selatan (Kerucut Selatan· (Latin · Anglo)
Kutub
Antarktika · Arktika
Asia
Timur (Timur Jauh · Asia-Pasifik)  · Tenggara (Indocina · Kepulauan Melayu)  · Selatan ·Barat (Kaukasus Selatan· (Timur Dekat · Timur Tengah)  · Tengah  · Utara (Siberia)
Samudra
Antartik · Arktik · Atlantik · Hindia · Pasifik
Eropa
Barat · Tengah · Timur (Kaukasus Utara· Utara (Skandinavia· Selatan (Balkan)

When & Where to Visit Eropa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *